blog
admin  

Mengenal Produk Investasi

Mengenal Produk Investasi

Salah satu tugas product manager adalah mengenal produk investasi dan menjembatani antara visi bisnis dan pelaksanaan di teknis.

mengenal produk investasi
mengenal produk investasi

namun, bagaimana seorang product manager dibidang capital market dapat menjadi jembatan jika ia kurang mengenal produk investasi?.

Memahami berbagai jenis produk investasi adalah langkah awal yang krusial dari tugas product manager dalam mengenal produk investasi.

artikel ini akan mengupas dua kelompok besar investasi. Mulai dari karakteristik investasi pendapatan tetap yang menawarkan stabilitas seperti deposito dan tabungan.

hingga potensi keuntungan tinggi dari investasi pertumbuhan seperti saham.

Lebih lanjut, kita akan menelusuri faktor-faktor kunci yang perlu dipertimbangkan sebelum memilih saham pertumbuhan yang menjanjikan.

Secara garis besar, produk investasi dapat dibedakan menjadi dua kelompok utama berdasarkan potensi hasilnya:

  • Fixed Income Investment:

    Jenis investasi ini dibuat untuk memberikan penghasilan yang cenderung stabil dan terprediksi, pada umumnya dalam bentuk bunga. Aktiva yang Anda investasikan pada produk ini mengutamakan keamanan dan tidak berkurang nilainya. Contoh dari Fixed income investment adalah produk deposito dan tabungan di bank.

  1. Perbandingan Antara Tabungan dan Deposito

Walaupun keduanya merupakan produk perbankan dalam berinvestasi, tabungan dan deposito memiliki beberapa perbedaan substansial:

  • Tingkat Fleksibilitas:
    • Tabungan mempromosikan fleksibilitas yang lebih tinggi karena dana yang tersimpan dapat ditarik kapan saja sesuai kebutuhan pemiliknya.
    • Deposito memiliki jangka waktu tertentu (masa jatuh tempo) yang harus dilalui sebelum dana dapat ditarik tanpa dikenakan biaya. Meskipun periode jatuh tempo deposito bervariasi antar bank, biasanya dana baru bisa diakses penuh setelah satu tahun.
  • Persyaratan Setoran Minimal:
    • Untuk membuka rekening deposito, biasanya diperlukan jumlah dana awal yang lebih besar dibandingkan dengan tabungan. Jika pembukaan rekening tabungan mungkin hanya memerlukan beberapa ratus ribu rupiah, deposito seringkali mensyaratkan setoran awal hingga jutaan rupiah.
  • Potensi Keuntungan (Suku Bunga):
    • Deposito biasanya merekomendasikan suku bunga yang lebih menawan dibandingkan dengan tabungan. Ambang bunga tabungan di bank biasanya berkisar antara 0,5% hingga 3% per tahun, sedangkan bunga deposito dapat mencapai 5% hingga 7% per tahun.
    • Besaran suku bunga deposito ini dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan masing-masing bank, sejalan dengan besaran setoran minimal yang ditetapkan.

Ringkasnya, tabungan lebih mengutamakan kemudahan akses dana, sementara deposito menawarkan potensi keuntungan yang lebih tinggi melalui suku bunga yang lebih besar, dengan konsekuensi adanya batasan waktu penarikan dan persyaratan setoran awal yang lebih tinggi.

  • Growth Income Investment:

    Ini adalah jenis investasi yang tidak menjamin pendapatan yang pasti seperti bunga, melainkan potensi keuntungan yang substansial jika nilai asetnya meningkat. Contoh aset dalam kategori ini adalah saham, emas, properti, barang-barang koleksi, dan mata uang asing.

    Perlu diingat bahwa investasi jenis ini memiliki risiko nilai investasi Anda bisa menurun jika aset yang Anda beli dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga pembelian. Jadi Anda sebagai product manager di capital market dapat membuat aplikasi yang dapat mengakomodir kebutuhan tersebut.

  1. Beberapa hal yang Perlu difikirkankan dalam Evaluasi Growth Stock

Sebelum seorang investor memutuskan untuk mengalokasikan dana untuk berinvestasi pada saham growth stock suatu perusahaan, ada beberapa variabel penting yang perlu difikirkan.

Setidaknya ada lima indikator utama yang perlu dipertimbangkan untuk mengevaluasi potensi pertumbuhan sebuah saham:

  • Pertumbuhan Pendapatan Historis (Historical Earning Growth)

Perusahaan yang bagus untuk investasi Historical Earning Growth adalah perusahaan yang menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang stabil selama lima hingga sepuluh tahun terakhir.

Pertumbuhan Earning per Share (EPS) yang baik bervariasi tergantung ukuran perusahaan tersebut. Secara umum, jika valuasi perusahaan lebih dari 4 miliar Dolar AS, pertumbuhan pendapatannya setidaknya harus 5%.

Jika valuasi perusahaan antara 400 juta hingga 4 miliar Dolar AS, pertumbuhan idealnya adalah 7%. Sementara itu, perusahaan dengan valuasi yang lebih kecil dari itu diharapkan memiliki pertumbuhan pendapatan minimal 12%.

  • Proyeksi Pertumbuhan Pendapatan di Masa Depan (Future/Forward Earning Growth)

Perusahaan rutin menginformasikan laporan pendapatannya setiap kuartal atau tahun. Selain itu, analis ekuitas biasanya juga memberikan perkiraan pendapatan perusahaan (earnings estimates) sebelum pengumuman resmi.

Jika perkiraan pertumbuhan pendapatan perusahaan berada di atas rata-rata sektor industrinya, maka perusahaan tersebut dianggap memiliki potensi yang baik untuk strategi investasi pertumbuhan.

  • Margin Keuntungan (Profit Margin)

Margin keuntungan adalah persentase keuntungan yang diperoleh setelah mengurangi biaya operasional (tidak termasuk pajak) dari total penjualan. Ini juga dikenal sebagai margin laba sebelum pajak (pretax profit margin).

Jika sebuah perusahaan menunjukkan tren peningkatan positif soal margin laba sebelum pajak dari tahun ke tahun. ini bisa menjadi tanda yang baik untuk dipertimbangkan dalam investasi pertumbuhan.

Tujuan kami sebagai product manager di pasar modal adalah membantu nasabah mengenal produk investasi dan menyediakan solusi investasi yang beragam dan sesuai dengan kebutuhan setiap nasabah.

Artikel ini telah menggarisbawahi perbedaan penting antara produk investasi pendapatan tetap, yang menawarkan stabilitas, dan produk investasi pertumbuhan, yang berpotensi memberikan imbal hasil yang lebih tinggi.

Kami percaya bahwa dengan memahami karakteristik masing-masing, Anda dapat lebih baik menentukan produk mana yang paling selaras dengan tujuan investasi jangka pendek maupun jangka panjang nasabah Anda.

 

 

Leave A Comment